'hah butet ?? ' itulah kesan pertama saat ibu ibu dari dinas kesehatan binatang berkunjung kerumah gue, tujuannya untuk memberantas penyakit rabies pada anjing, tenang gue ngga rabies kok. yang disuntik itu si butet, tapi tuh dokter sukses nyuntik ke gue..saat butet lari dia juga sempet, gigit tangan gue, dalam hati butet, gue bisa tebak dia ngomong gini, 'gue sehat bego !’, kenapa lo suntik gue!!) lalu sedikit curhat ternyata nama panggilan anak dari ibu dinas ini “butet”. Trus gue ketawa ‘sama dong’. Kok ngga disuntik juga bu?
Mungkin semua orang bertanya kenapa, dan apa Alasannya. Gitu kan? Yah sederhana sih, karena gue ini pemilik sekaligus dokter kandungan ibunya, tepat jam tiga pagi ibu nya butet lari-lari ngga tenang, karena bisa dibilang kelahiran yang pertama, si puti(ibunya butet) ngga bisa melahirkan dengan baik, makanya gue turun tangan, pegangg guting, dan kain, untuk menggunting tali pusar dan melap dengan kain..
saat pemberian nama, gue sama sekali ngga meminta ijin dulu ke orang tuanya, baik ke ibunya atau pun bapaknya. dan kayanya mereka juga ngga mempermasalahkan, gue berusaha ngomong didepan mereka ‘jadi nama anak kalian’ “butet” lalu mereka manggut-manggut sambil ngeluarin lidah, nah saat itu juga gue yakin banget kalau ide gue ini cerdas. nama butet jika di panggil bunyinya ‘tet.tet..’atau ngga ‘utet,’ manis dan lucu sesuai dengan jenis kelaminnya yang betina.
Butet ini sudah beberapa kali ganti nama mulai dari cupedog yang artinya super dong(anjing super, jadi saat ibu dan saudara2nya mati kena virus parfo, butet lolos dari kematian) lalu pernah juga namanya profokator (karena saat dia masih balita, dia suka memberi isu-isu kepada saudara-saudaranya, untuk demo didepan gue tentang hal-hal pemberian susu yang tidak merata, dan tentang pemberian makan yang tidak adil).hmmm...
Dan terahkir kenapa butet?? Bukan karena gue stress tapi karena gue ini cerdas.. tapi sedikit nyesel juga, pembawaan nama butet ternyata berdampak negatif dia jadi sedikit kasar dan tidak sopan, beberapa kali Butet rebutan batal sama gue.. dia juga pernah tidur sambil nendang gue, ataupun ngorok dikuping gue.. hmmm kalau gue punya anak perempuan mungkin tentang namanya pasti ngga akan gue kasih nama butet, bukan karena pebawaannya yang kasar, tapi jadi repot kalau gue panggil ntar yang dateng dua-duanya. Yang satu bilang ‘Apa pih??? ‘ dan yang punya buntut bilang ‘ape bego !’

Tidak ada komentar:
Posting Komentar